Ketua DPW PWMOI Jabar Soroti Video Karaoke ASN Dinas Pendidikan Garut

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:34 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Polemik mencuat setelah beredarnya video yang menampilkan sejumlah oknum diduga ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tengah asyik bernyanyi karaoke di dalam bus. Rekaman tersebut diketahui diambil saat rombongan mengikuti agenda Pembinaan Disiplin Kerja ASN menuju Yogyakarta. Peristiwa ini menuai sorotan tajam dari Ketua DPW Perhimpunan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Jawa Barat, R. Satria Santika.

Pria yang akrab disapa Bro Tommy ini menilai peristiwa tersebut sebagai gambaran lemahnya sensitivitas birokrasi terhadap persoalan pendidikan yang nyata di lapangan. Menurutnya, kondisi dunia pendidikan di Garut saat ini masih jauh dari ideal, dengan banyak sekolah yang infrastrukturnya tidak layak, keterbatasan fasilitas belajar, hingga kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.

“Yang kita pertanyakan bukan sekadar soal karaoke-nya, tapi soal pesan yang ditangkap publik. Di saat guru dan siswa di pelosok masih berjibaku dengan keterbatasan, aparatur justru mempertontonkan suasana santai dalam agenda yang seharusnya membangun integritas dan disiplin kerja,” tegas Bro Tommy, Sabtu (17/1/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa pembinaan disiplin ASN seharusnya menjadi ruang refleksi serius, bukan kegiatan formalitas yang kehilangan makna substantif.

“Disiplin itu bukan soal absensi atau seragam rapi. Disiplin adalah kesadaran moral, bagaimana aparatur menempatkan diri sebagai pelayan publik yang peka terhadap penderitaan masyarakat. Kalau agenda resmi saja diisi dengan aktivitas yang tidak relevan, wajar kalau publik mempertanyakan kualitas pembinaannya,” ujarnya.

Bro Tommy menilai, kejadian ini harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar klarifikasi normatif.

“Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pernyataan normatif atau pembelaan administratif. Harus ada evaluasi serius, siapa yang bertanggung jawab, bagaimana pola pembinaan selama ini, dan apakah benar program tersebut berdampak pada peningkatan kinerja ASN,” katanya.

Sorotan juga ia arahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang baru, H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si., serta jajaran struktural di bawahnya.

“Pak Kadis yang baru punya momentum emas untuk melakukan pembenahan. Tapi pembenahan itu harus sistemik, bukan kosmetik. Libatkan semua unsur, mulai dari sekretaris dinas, para kepala bidang, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga korwil pendidikan. Kalau tidak, budaya kerja yang lama akan terus berulang,” tandasnya.

Ia juga meminta instansi pengawas seperti Inspektorat dan BKPSDM agar tidak tinggal diam.

“Jangan sampai ini dianggap hal biasa. Inspektorat dan BKPSDM harus turun, memastikan pembinaan ASN berjalan sesuai aturan dan etika birokrasi. Kalau perlu, buka hasil evaluasinya ke publik agar transparan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Bro Tommy menegaskan bahwa kritik ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Garut.

“Kritik ini lahir dari kepedulian. Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah. Kalau birokrasi pendidikannya tidak serius dibenahi, maka yang dirugikan adalah generasi kita sendiri,” pungkasnya.

(Tim)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.
Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 04:54 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:48 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:40 WIB

Demo Kritik Boleh, Tapi Fakta Menunjukkan Prabowo Sedang Menyelamatkan Keuangan Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:01 WIB

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:40 WIB

DPP LPPI: Stop Seret Nama AHY Tanpa Dasar dan Bukti yang Jela

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:09 WIB

Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat

Senin, 25 Mei 2026 - 22:10 WIB

Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:12 WIB

Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal

Berita Terbaru