Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat

AGARA NOW

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:09 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Rino Triyono S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.IKJ., menegaskan ekonomi Indonesia tidak lemah. Pernyataan itu menanggapi gencarnya pemberitaan media Singapura yang menyebut RI hadapi gelombang jual aset dan rupiah terpuruk.

JAKARTA, – Pemberitaan media internasional berbasis Singapura soal ekonomi Indonesia yang dinilai pesimistis dibantah Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono. Ia meminta rakyat tidak termakan narasi yang bisa melemahkan optimisme bangsa, Rabu (10/6/2026).

Sorotan datang dari _The Straits Times_ lewat laporan “Sell Indonesia Sweeps Trading Desks as Prabowo Tightens Grip” yang menyebut investor global khawatir kebijakan fiskal RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rupiah disebut salah satu mata uang terlemah di Asia. _The Business Times_ sorot kebijakan intervensif. _Reuters_ dari Singapura dan London bahkan sebut risiko “doom loop” di pasar keuangan Indonesia.

“Indonesia bukan negara kecil yang mudah digoyang oleh opini. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta kekuatan sumber daya manusia yang terus berkembang,” tegas Rino, Rabu (10/6/2026).

Fondasi Ekonomi RI Tidak Rapuh

Rino mengingatkan Bank Indonesia sudah ambil langkah luar biasa dengan menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal reguler untuk stabilkan rupiah. Artinya, pemerintah tidak diam hadapi tekanan global.

“Kami menghormati kebebasan pers internasional. Akan tetapi ketika Indonesia terus-menerus ditempatkan sebagai objek pemberitaan negatif, masyarakat berhak bertanya apakah narasi tersebut semata-mata analisis ekonomi atau telah berkembang menjadi pembentukan persepsi global terhadap Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan Singapura punya kedekatan strategis dengan pusat ekonomi Barat. Karena itu publik harus kritis.

“Secara pribadi saya memandang Singapura memiliki kedekatan strategis yang kuat dengan kepentingan ekonomi global Barat. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus mampu memilah antara kritik yang konstruktif dan narasi yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Indonesia.”

Ajakan Jaga Optimisme & Persatuan

DPP AKPERSI mengajak rakyat perkuat ketahanan nasional, jaga stabilitas, perkuat ekonomi produktif, dan tingkatkan literasi informasi.

“Jangan sampai rakyat Indonesia kehilangan optimisme hanya karena tekanan pemberitaan internasional. Bangsa ini telah berkali-kali menghadapi krisis dan selalu mampu bangkit lebih kuat. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan nasional, ketahanan ekonomi, dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri,” kata Rino.

Ia juga desak media nasional tetap profesional dan berpihak pada kepentingan bangsa.

“Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai negara berdaulat. Kita menghormati seluruh negara dan seluruh media internasional, tetapi kepentingan nasional, kedaulatan ekonomi, dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan biarkan bangsa ini dilemahkan oleh perang persepsi maupun narasi yang dapat mengikis kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri,” pungkasnya.

Sumber: DPP AKPERSI
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT
Demo Kritik Boleh, Tapi Fakta Menunjukkan Prabowo Sedang Menyelamatkan Keuangan Negara
Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II
Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir
DPP LPPI: Stop Seret Nama AHY Tanpa Dasar dan Bukti yang Jela
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:11 WIB

Disaksikan Warga dan BPG, Anwar Serahkan Mobil BUMDes kepada Pemerintah Kampong Pasir Belo

Kamis, 2 April 2026 - 18:50 WIB

Sekolah Buka Suara: Ini Penjelasan Lengkap SMAN Unggul Subulussalam Soal Video Malam Hari

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:20 WIB

“Tanda Tangan Disiasati, Uang Rakyat Diduga Dikorup! Skandal JADUP Siperkas Kian Membara

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:04 WIB

Berkah Ramadhan, Brimob Aceh Dan Bhayangkari Gelar Buka Puasa Bersama Di Mako Kompi

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Meski Tak Lagi Wali Kota, Haji Affan Alfian Bintang Tetap Didoakan dan Dihormati Tukang Becak Subulussalam

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:55 WIB

Inspektorat dan DPMK Tegaskan Program Ketahanan Pangan–Stunting 2025 Wajib Dilaksanakan, LSM Desak APH Selidiki Dugaan Fiktif di Teladan Baru

Kamis, 20 November 2025 - 00:04 WIB

Kasus Korupsi Membusuk di Meja Jaksa, Mahasiswa Ancam Kepung Kejari Subulussalam jika Tak Ada Tindakan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:08 WIB

Warga Minta Tindakan Konkret Pemerintah atas Gangguan Keamanan di Lae Mbetar

Berita Terbaru