Perbukitan Terus Digali, Masyarakat Batunanggar Cemas Bencana Longsor Tinggal Menunggu Waktu

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:58 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Lawas Utara,
Rasa cemas dan kekhawatiran kini menyelimuti masyarakat Desa Batunanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Aktivitas pengambilan batu cadas di kawasan perbukitan diduga dilakukan zeorang warga berinisial AH yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan terakhir dinilai warga berpotensi mengancam keselamatan lingkungan dan permukiman sekitar.

Warga menegaskan, pada prinsipnya masyarakat tidak keberatan apabila pemanfaatan material alam dilakukan untuk kepentingan umum maupun pembangunan fasilitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kondisi berbeda dirasakan ketika aktivitas tersebut diduga berlangsung untuk kepentingan pribadi dan tanpa kejelasan izin maupun pengamanan lereng.

Kondisi tanah di sekitar lokasi disebut mulai menunjukkan perubahan. Beberapa warga mengaku melihat retakan tanah di area perbukitan yang sebelumnya relatif stabil. Situasi itu semakin menimbulkan ketakutan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Sekarang kalau hujan turun kami tidak tenang. Kami takut terjadi longsor tiba-tiba,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (26/03/2026).

Menurut keterangan masyarakat, kegiatan pengambilan batu dilakukan secara terus-menerus tanpa terlihat adanya langkah penguatan tebing atau mitigasi risiko bencana.

Warga khawatir aktivitas tersebut dapat mempercepat pergerakan tanah yang berpotensi menimbulkan longsor.

Pengamat lingkungan menilai setiap aktivitas penggalian di kawasan perbukitan seharusnya melalui kajian teknis serta pengawasan ketat, terutama apabila berada dekat dengan wilayah permukiman masyarakat.

Tanpa perencanaan dan pengendalian yang baik, stabilitas tanah dapat terganggu dan meningkatkan risiko bencana alam.

Keresahan warga kini semakin meluas. Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan aspek keselamatan lingkungan serta menelusuri legalitas kegiatan yang berlangsung.

Warga juga meminta adanya langkah pencegahan sejak dini agar potensi bencana tidak terjadi.

“Kami hanya ingin ada kepastian dan perlindungan. Jangan sampai nanti terjadi sesuatu baru semua bergerak,” ungkap tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons cepat dari pihak berwenang untuk memberikan rasa aman serta memastikan kondisi perbukitan di Desa Batunanggar tetap terkendali dan tidak membahayakan warga sekitar.(BR)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.
Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:14 WIB

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:25 WIB

Dugaan Aliran Dana BOK ke Rekening Staf di Puskesmas Lawe Dua Mengemuka, APH Diminta Bertindak Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:57 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:26 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:15 WIB

APH dan Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab atas Dugaan Buruknya Mutu Proyek Irigasi Lawe Harum di Aceh Tenggara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:44 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:49 WIB

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:09 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru