Pemuda Lintas Iman Jabar : Kekerasan Terhadap Aktivitas Sebagai Alarm Bahaya Terhadap Negara Hukum

AGARA NOW

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:46 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Barat dan Pemuda Lintas Iman Jabar merespons peristiwa penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Barat dan Pemuda Lintas Iman Jabar memandang penyiraman air keras tersebut merupakan alarm bahaya serius yang menandakan kemunduran demokrasi dan ancaman bagi negara hukum Indonesia.

Serangan terhadap aktivis bukan sekadar kriminal biasa, melainkan upaya teror untuk membungkam kebebasan berpendapat dan melemahkan perjuangan HAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Hal itu dibahas Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Barat dan Pemuda Lintas Iman Jabar dalam diskusi Publik, dengan Tema “Indonesia Darurat Demokrasi: Kekerasan Terhadap Aktivitas Sebagai Alarm Bahaya Terhadap Negara Hukum” pada Rabu, 18 Maret 2026, Dimulai Pkl. 17.00 s.d 20.00 WIB, Bertempat di D’Botanical M2 Room Lt GF, BTC Mall Kota Bandung.

Pemuda Lintas Iman menyatakan sikap, tindakan kekerasan dan upaya pembungkaman terhadap Aktivis maupun suara kritis masyarakat sipil Sebagai Alarm Bahaya Terhadap Negara Hukum.

Sikap ini dipicu oleh insiden percobaan pembunuhan yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang dinilai sebagai serangan langsung terhadap nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Pemuda Lintas Iman menegaskan bahwa wajah demokrasi Indonesia kembali tercoreng. Kejadian ini bukanlah insiden tunggal, melainkan kelanjutan dari pola teror yang sistematis terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) dan aktivis.

Kejadian ini bukanlah yang pertama kali. Kita masih mengingat teror air keras terhadap Novel Baswedan pada 2017 dan berbagai kekerasan terhadap jurnalis serta aktivis antikorupsi di berbagai belahan dunia.Tindakan keji ini adalah ancaman nyata bagi gerakan masyarakat sipil secara umum.

Serangan terhadap Andrie Yunus dianggap memperparah situasi demokrasi di indonesia, di mana warga negara yang aktif mempromosikan HAM justru dibalas dengan kezaliman.

Kegiatan Tersebut menghasilkan 4 Tuntutan Tegas Pemuda Lintas Iman sebagai berikut:

1. Mendesak negara untuk melakukan investigasi menyeluruh atas kasus percobaan pembunuhan yang menimpa Andy Yunus.

2. Menuntut komitmen nyata dari pemerintah dalam mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut tanpa ada yang ditutup-tutupi, dimana sudah ada 4 Tersangka yang di umumkan, sebagai langkah awal mengungkap Motif dan Aktor intelektual kejadian ini.

3. Mendesak negara untuk segera menghentikan segala bentuk tindakan represif terhadap warga negara yang menyampaikan kritik.

4. Menuntut negara untuk menghormati sepenuhnya hak warga negara atas kebebasan berpendapat dan berekspresi sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Redaksi.

Berita Terkait

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Jelang Nataru, Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Nyatakan Komitmen Jaga Kedamaian dan Tolak Terorisme

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:41 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:48 WIB

DPP LPPI: Publik Berhak Tahu Siapa yang Mengatur Konferensi Pers Hotman di Gedung Kejagung

Senin, 20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:56 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Berita Terbaru