Kepala SMAN 2 Rambang Kuang Berikan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Mark-Up Dana BOS

AGARA NOW

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan penyelewengan atau mark-up Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025, Kepala Sekolah SMAN 2 Rambang Kuang, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang dinilai belum melalui proses konfirmasi secara menyeluruh.

Kepala SMAN 2 Rambang Kuang menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat pihak yang mengaku sebagai wartawan atau perwakilan LSM yang datang ke lingkungan sekolah dan melakukan pengambilan gambar bangunan sekolah pada hari libur, tanpa pemberitahuan atau izin resmi.

“Setelah itu, tanpa adanya komunikasi lanjutan atau konfirmasi secara langsung kepada pihak sekolah, muncul narasi pemberitaan yang kemudian dipublikasikan,” jelas Kepala Sekolah saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah pada prinsipnya selalu terbuka terhadap klarifikasi dan konfirmasi. Bahkan, saat dihubungi melalui pesan singkat, ia telah merespons dan mempersilakan pihak tersebut untuk datang ke sekolah secara resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya telah merespons pesan yang masuk dan meminta agar yang bersangkutan dapat datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan penjelasan yang utuh. Namun hingga saat itu, tidak ada kunjungan lanjutan,” ujarnya.

Karena peristiwa tersebut terjadi pada hari libur dan di tengah aktivitas sekolah yang cukup padat, Kepala Sekolah mengaku belum memberikan tanggapan lanjutan. Ia kemudian mengetahui bahwa pemberitaan telah terbit tanpa adanya klarifikasi dari pihak sekolah.

“Situasi tersebut tentu menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, karena informasi yang disampaikan belum sepenuhnya berimbang,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak SMAN 2 Rambang Kuang menegaskan bahwa pengelolaan Dana BOS dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, dikelola secara transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk diaudit oleh instansi yang berwenang apabila diperlukan.

Kepala Sekolah berharap agar seluruh pihak, baik wartawan maupun LSM, dapat menjunjung tinggi etika, profesionalisme, serta prosedur yang berlaku dalam melakukan peliputan, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Kami menghormati peran kontrol sosial yang dijalankan oleh media dan LSM. Namun kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada data, konfirmasi, dan fakta yang lengkap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak menutup diri terhadap kritik maupun masukan.

“Kami terbuka terhadap kritik yang konstruktif dan objektif. Prinsip kami, setiap persoalan hendaknya disampaikan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya.

Pihak sekolah berharap klarifikasi ini dapat menjadi penyeimbang informasi serta memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada publik terkait pengelolaan Dana BOS di SMAN 2 Rambang Kuang.

Ketu Tim

Berita Terkait

PERSIB Buka Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:41 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:48 WIB

DPP LPPI: Publik Berhak Tahu Siapa yang Mengatur Konferensi Pers Hotman di Gedung Kejagung

Senin, 20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:56 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Berita Terbaru