Fakta Lapangan Bantah Isu Negatif, Lapas Narkotika Pematang Siantar Berjalan Sesuai SOP

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:55 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –

Pemberitaan yang menyebut Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar sebagai sarang praktik penipuan online (lodes) dipastikan tidak benar dan merupakan hoax serta fitnah keji yang mencoreng nama baik institusi pemasyarakatan.

Isu yang berkembang liar tersebut dinilai tidak berdasar, tendensius, dan sarat kepentingan tertentu yang berupaya menggiring opini publik secara negatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuduhan adanya pembiaran hingga keterlibatan oknum pejabat dalam praktik ilegal itu ditegaskan tidak memiliki bukti valid dan jauh dari fakta yang sebenarnya.

Sejumlah mantan warga binaan yang baru saja bebas dari Lapas tersebut, berinisial Rz, Fd dan RS, kepada awak media, Rabu (18/03/2026) memberikan pengakuan yang justru membantah seluruh narasi miring tersebut.

Mereka menegaskan bahwa selama menjalani masa pidana, pengawasan di dalam Lapas berlangsung ketat dan terkontrol.

“Saya baru keluar dari dalam, dan apa yang diberitakan itu tidak benar. Tidak ada yang namanya bebas main handphone apalagi sampai menjalankan penipuan seperti yang dituduhkan. Justru petugas sangat tegas, razia rutin dilakukan,” ungkapnya.

Mereka juga menyebut bahwa tudingan adanya tarif fantastis hingga ratusan juta rupiah untuk “fasilitas lodes” merupakan cerita yang dibuat-buat.

Menurutnya, kehidupan di dalam Lapas jauh dari gambaran liar yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kalau ada yang bilang bayar ratusan juta supaya bisa bebas beroperasi, itu jelas mengada-ada. Kami di dalam justru dibatasi, diawasi, dan tidak sembarangan. Narasi itu terbalik dari kenyataan,” tegasnya.

Lebih lanjut, mereka mengungkapkan bahwa petugas Lapas justru konsisten melakukan upaya pencegahan terhadap segala bentuk pelanggaran, termasuk peredaran alat komunikasi ilegal yang kerap menjadi pemicu kejahatan dari dalam Lapas.

Pihak Lapas sendiri disebut terus berkomitmen menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku. Upaya pengamanan berlapis, razia berkala, serta pengawasan ketat menjadi bukti nyata bahwa tudingan tersebut tidak berdasar.

Dengan adanya klarifikasi dan pengakuan langsung dari mantan warga binaan, diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Penyebaran berita hoax seperti ini tidak hanya merugikan institusi, tetapi juga menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

Pemberitaan yang tidak berimbang dan tanpa konfirmasi menyeluruh diharapkan menjadi perhatian semua pihak, agar tidak menjadi alat penyebar fitnah yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara.(red)

Berita Terkait

PERSIB Buka Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:41 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:48 WIB

DPP LPPI: Publik Berhak Tahu Siapa yang Mengatur Konferensi Pers Hotman di Gedung Kejagung

Senin, 20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:56 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Berita Terbaru