Lapas Binjai Gelar Penanaman Pohon Kelapa Serentak Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual

AGARA NOW

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 23:24 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai, 9 September 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai melaksanakan kegiatan penanaman pohon kelapa serentak yang dipimpin langsung secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, SH, MH dari Nusakambangan.

Kegiatan yang berlangsung di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Binjai, Jalan Jend. Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat ini dimulai pada pukul 09.25 WIB dan diikuti dengan penuh antusiasme.

Kalapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, A.Md.IP, SH, MH memimpin jalannya kegiatan secara langsung di lokasi bersama jajaran pejabat struktural, staf, serta perwakilan Forkopimda Plus Kota Binjai. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya perwakilan Dandim 0203/Langkat, Kapolres Binjai, Kejaksaan Negeri Binjai, Kementerian Agama, Pengadilan Negeri Binjai, Badan Narkotika Nasional, serta Dinas Ketahanan Pangan Kota Binjai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata atas program nasional yang dicanangkan pemerintah.

Acara yang digelar secara virtual ini dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan doa bersama, serta pemutaran tayangan transformasi Nusakambangan dari pulau penjara menjadi pulau kemandirian.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, menyampaikan laporan kegiatan, diikuti dengan penyerahan bantuan alat pertanian berupa traktor roda empat dan roda dua kepada kelompok tani warga binaan lapas.

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, SP, MP dalam sambutannya menegaskan pentingnya program strategis ketahanan pangan yang digagas pemerintah untuk menekan potensi krisis pangan. Ia menekankan bahwa penanaman pohon kelapa selain mendukung program swasembada pangan dan makan bergizi, juga berkontribusi terhadap ekosistem dan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, SH, MH dalam arahannya menegaskan bahwa program penanaman pohon kelapa serentak ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan. Sebanyak 360.000 bibit pohon kelapa ditanam di seluruh lapas dan kantor wilayah pemasyarakatan di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan program ini akan membantu pemerintah dalam menghadapi tantangan krisis pangan nasional sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan agar dapat berguna ketika kembali ke masyarakat.

Agus Andrianto juga menekankan pentingnya praktik nyata dari ilmu yang diperoleh.

Ia menegaskan bahwa pembelajaran yang dipraktikkan akan memberikan kontribusi besar, termasuk bagi keberhasilan program ketahanan pangan di lapas.

Ia juga mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota, agar tujuan besar dari program ini dapat tercapai secara berkesinambungan.

Dalam kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Binjai berhasil menanam sebanyak 300 pohon kelapa yang tersebar di tiga lokasi.

Penanaman dilakukan di area SAE Lapas Binjai sebanyak 50 pohon bersama Forkopimda Plus Kota Binjai, di kebun UPT Lapas Narkotika Langkat sebanyak 100 pohon, serta di kebun PTPN Kelambir V sebanyak 150 pohon yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.

Kegiatan penanaman pohon kelapa serentak ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan warga binaan pemasyarakatan. Acara yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(AVID/rel)

Berita Terkait

PERSIB Buka Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:41 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:48 WIB

DPP LPPI: Publik Berhak Tahu Siapa yang Mengatur Konferensi Pers Hotman di Gedung Kejagung

Senin, 20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:56 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Berita Terbaru