Pasca Bencana Banjir Sibolga, Pdt. Ida Turnip Turun ke Lokasi dan Berikan Penguatan Rohani

AGARA NOW

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 22:10 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatra Utara, Pdt. Ida Turnip, S.Th., bersama tim kemanusiaan dari Jakarta, turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau kondisi warga serta melakukan penanganan darurat dan pendampingan rohani.

Bencana banjir dan longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari, yakni pada 23–26 November 2025. Luapan Sungai Aek Doras dan Aek Parira menyebabkan banjir besar yang melanda empat kecamatan, yaitu Sibolga Utara, Sibolga Selatan, Sibolga Sambas, dan Sibolga Kota. Ratusan rumah warga rusak, sebagian tertimbun longsor, serta aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh total.

Dalam kunjungannya, Pdt. Ida Turnip menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sibolga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat-sangat prihatin atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kota Sibolga. Saya melihat langsung kondisi di lapangan dan merasakan penderitaan saudara-saudara kita. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, hidup dalam keterbatasan, dan membutuhkan perhatian serta uluran tangan dari semua pihak,” ujar Pdt. Ida Turnip kepada awak media di Sibolga, Jumat (18/12/2025).

Kunjungan ke GKPS Sibolga
Selain meninjau lokasi terdampak banjir, Pdt. Ida Turnip juga mengunjungi Gereja GKPS Sibolga. Kehadiran beliau disambut hangat oleh para pendeta dan jemaat dengan penuh sukacita dan haru.

“Kami singgah ke GKPS Sibolga karena ada jemaat Tuhan yang terdampak langsung. Rumah mereka tertimbun longsor dan rusak akibat banjir. Kami datang untuk menguatkan, mendoakan, dan mengingatkan mereka agar tetap berharap dan kuat di dalam Tuhan,” jelasnya.

Kondisi Lapangan Memprihatinkan
Saat meninjau langsung titik-titik banjir, Pdt. Ida Turnip mendapati banyak rumah warga hancur, sawah rusak, serta berbagai usaha masyarakat hanyut terbawa arus banjir.

“Kami masuk ke rumah-rumah warga dan melihat hampir semuanya rusak parah. Saat ini masyarakat masih bergotong royong membersihkan lumpur dan puing-puing sisa banjir,” katanya.

Dari hasil pengamatan di lapangan, terlihat banyak tumpukan kayu berukuran besar yang terseret masuk ke permukiman warga. Menurut keterangan masyarakat setempat, kayu-kayu tersebut diduga berasal dari penebangan hutan secara liar, yang memperparah dampak banjir.

Harapan dan Seruan Kemanusiaan
Pdt. Ida Turnip berharap agar pemerintah pusat dan daerah terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan, baik dalam bentuk logistik, perbaikan infrastruktur, maupun pemulihan ekonomi warga.

“Kami berharap pemerintah terus memberikan perhatian serius, menyalurkan bantuan secara merata, serta segera melakukan pemulihan pasca-banjir agar masyarakat Sibolga dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak,” tutupnya.

Penguatan Firman Tuhan di Tengah Bencana
Di tengah duka dan penderitaan akibat bencana, Pdt. Ida Turnip mengajak masyarakat untuk tetap berpegang pada pengharapan di dalam Tuhan. Beberapa ayat Alkitab yang disampaikan sebagai penguatan iman antara lain:

Mazmur 34:20
“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”

Yesaya 43:2
“Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan.”

Roma 8:28
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.”

Melalui kunjungan ini, Pdt. Ida Turnip menegaskan bahwa kehadiran gereja dan semua elemen masyarakat sangat penting dalam masa-masa sulit sebagai wujud nyata kasih, kepedulian, dan pengharapan bagi sesama.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Merawat Gedung Juang 45 Menteng Jak-Pus Serta Di Fungsikan Kembali
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara
Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:41 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:53 WIB

Berani lawan Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Desak Kemkomdigi Usut Tuntas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:48 WIB

DPP LPPI: Publik Berhak Tahu Siapa yang Mengatur Konferensi Pers Hotman di Gedung Kejagung

Senin, 20 Juli 2026 - 18:02 WIB

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:56 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Berita Terbaru