“Satu Pohon, Seribu Harapan”: Kapolda Riau Komandoi Penanaman Serentak di Pekanbaru

AGARA NOW

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:24 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau membuat gerakan penanaman serentak 21.000 pohon menyambut Hari Pohon Nasional 2025. Gerakan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Kegiatan ini dipusatkan di Danau Khayangan, Rumbai, Kota Pekanbaru, Jumat (21/11/2025). Kegiatan yang digelar serentak di 12 polres jajaran Polda riau ini menjadi tonggak sejarah baru di Bumi Lancang Kuning.

Turut hadir di lokasi, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto, Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika, para pejabat utama (PJU) Polda Riau, 500 siswa SD, SMP, dan SMA se-Kota Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengangkat tema “Satu Pohon, Seribu Harapan,” kegiatan masif ini menunjukkan komitmen nyata Polda Riau dan masyarakat untuk berinvestasi dalam konservasi, mewariskan udara bersih dan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang. Satu batang pohon yang ditanam menjadi harapan untuk lingkungan yang lebih hijau dan lestari.

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan, khususnya di Provinsi Riau.

“Provinsi Riau sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam yang melimpah, sering kali menghadapi tantangan seperti deforestasi, kebakaran hytan, dan perubahan iklim. Asap karhutla yang ditimbulkan sering kali menimbulkan stigma Riau penghasil asap,” katanya.

Menanggapi isu lingkungan tersebut, Polda Riau menerapkan sebuah konsep pemolisian berbasis dampak masalah, yaitu pemolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli pada kelestarian alam dan lingkungan yang dinamakan Green Policing

Irjen Herry Heryawan menyampaikan Green Policing bukan sekadar menanam pohon semata, tetapi tentang sudut pandang agar aksi yang dilakukan di hari ini bisa memberikan dampak besar di 5 hingga 10 tahun ke depan.

“Setiap pohon yang ditanam adalah warisan ekologis yang kelak memberikan manfaat besar bagi lingkungan, mulai dari pencegahan banjir, penyerapan karbon, hingga menjaga kestabilan tanah. Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang demi masa depan anak cucu kita,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, bertepatan di Hari Pohon Nasional ini, Polda Riau menciptakan gerakan baru yang diharapkan membangun kesadaran kolektif di masyarakat akan pentingnya pohon untuk kehidupan di masa yang akan datang.

“Dalam memperingati Hari Pohon Nasional, kami Polda Riau telah melaksanakan penanaman pohon di seluruh jajaran mulai tanggal 10 November hingga hari ini, di tanggal 21 November 2026 merupakan puncaknya dengan target penanaman pohon sebanyak 21.000 pohon,” urainya.

Kapolda menambahkan, peringatan Hari Pohon Nasional ini adalah simbol komitmen bersama untuk mewariskan alam Riau yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang. Kapolda mengajak para siswa untuk menjadi agen perubahan lingkungan.

“Saya mengajak kita semua, jadilah agen perubahan. Mulailah dari hal kecil seperti ini dan kembangkan menjadi aksi yang lebih besar. Mari kita tanam tidak hanya pohon, tapi juga nilai-nilai kepedulian terhadap sesama dan alam juga lingkungan,” serunya.

Di akhir acara, Kapolda memimpin penanaman 210 pohon secara simbolis bersama para peserta. Adapun, pohon yang ditanam adalah jenis matoa, durian, nangka madu, dan mangga. Selain itu, Kapolda dan peserta juga menebar 210 bibit ikan di danau di lokasi.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

PERSIB Buka Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali Ungkap Kasus Peredaran Shabu dalam ops antik Toba 2026.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:56 WIB

Suporter Bekasi Raya Bersatu: Tolak Tawuran, Narkoba dan Kekerasan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:50 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Anti Tawuran dan Narkoba, Ajak Pelajar Tangerang Raya Fokus Berprestasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:37 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya, Bersatu Jaga Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:21 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya: Stop Tawuran, Anarkis, Vandalisme dan Tolak Narkoba

Senin, 20 April 2026 - 03:07 WIB

Jebret!!, Ketum PDBN, Fathan Subchi Ajak Satukan Langkah Bangun Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 17:51 WIB

Ketua Pemuda Tangsel Bersatu Aprilyandi, Serukan Anti Anarkis Pelajar dan Gen Z Jaga Kebersamaan

Jumat, 10 April 2026 - 17:29 WIB

Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas

Berita Terbaru